Senin, 24 Oktober 2011

Niat Shalat Qadha

Seperti yang telah ditulis pada artikel sebelumnya berjudul Cara Mengqadha Shalat, shalat qadha adalah shalat yang dikerjakan di luar waktunya dikarenakan sengaja atau tidak sengaja meninggalkan shalat tersebut tepat pada waktunya.

Dilihat dari hukum melaksanakannya, secara garis besar, shalat qadha terbagi 2 bagian.
1. Shalat qadha wajib.
2. Shalat qadha sunat.

Shalat qadha yang hukumnya wajib adalah meninggalkan shalat fardu yang 5 waktu. Sedangkan shalat qadha yang sunat pelaksanaanya adalah ketika kita meninggalkan shalat sunat seperti tarawih, witir dan lainnya. Cara pelaksanaan shalat qadha tidak ada bedanya dengan shalat biasa. Yang menjadi perbedaan adalah waktu pelaksanaan dan niat shalatnya.

Sebagai contoh, jika kita akan melaksanakan qadha shalat subuh, kalimat niatnya sebagai berikut :


اصلى فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة قضاء لله تعالى



"USHALLI FARDLAS SUBHI RAK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI QADLAA-AN LILLAHI TA'AALA"

Jadi, kita hanya merubah kata

اداء

(ADAA-AN) menjadi kata

قضاء

(QADLAA-AN). Begitu juga di dalam shalat sunat. Contoh jika kita akan niat qadha shalat sunat tarawih, niatnya adalah :


اصلى ركعتين من التراويح مستقبل القبلة قضاء لله تعالى



"USHALLI RAK'ATAINI MINAT TARAAWIIHI MUSTAQBILAL QIBLATI QADLAA-AN LILLAHI TA'AALA"

Untuk niat shalat lainnya serta pelajaran ilmu fiqih lainnya yang lebih lengkap, silahkan baca di blog Saya berjudul Bacaan Niat Shalat.