Niat Shalat Qadha


Seperti yang telah ditulis pada artikel sebelumnya berjudul Cara Mengqadha Shalat yang telah lalu, shalat qadha adalah shalat yang dikerjakan di luar waktunya dikarenakan sengaja atau tidak sengaja meninggalkan shalat tersebut tepat pada waktunya.

Dilihat dari hukum melaksanakannya, secara garis besar, shalat qadha terbagi 2 bagian.
1. Shalat qadha wajib.
2. Shalat qadha sunat.

Shalat qadha yang hukumnya wajib adalah meninggalkan shalat fardu yang 5 waktu. Sedangkan shalat qadha yang sunat pelaksanaanya adalah ketika kita meninggalkan shalat sunat seperti tarawih, witir dan lainnya. Cara pelaksanaan shalat qadha tidak ada bedanya dengan shalat biasa. Yang menjadi perbedaan adalah waktu pelaksanaan dan niat shalat qadha.

Sebagai contoh, jika kita akan mengqadha shalat subuh, kalimat niatnya sebagai berikut :

اصلى فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

"USHALLI FARDLAS SUBHI RAK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI QADLAA-AN LILLAHI TA'AALA"

Jadi, kita hanya merubah kata

اداء

(ADAA-AN) menjadi kata

قضاء

(QADLAA-AN).

Contoh lainnya :


Niat sholat qodho maghrib

اصلى فرض المغرب ثلاث ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى


"USHALLI FARDLAL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI QADLAA-AN LILLAHI TA'AALA"

Niat sholat qodho maghrib

اصلى فرض العشاء اربع ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

"USHALLI FARDLAL 'ISYAA-I ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI QADLAA-AN LILLAHI TA'AAL


Niat mengqadha shalat dzuhur

اصلى فرض الظهر اربع ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

"USHALLI FARDLAZH ZHUHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI QADLAA-AN LILLAHI TA'AALA"


Bacaan niat sholat qodho ashar

اصلى فرض العصر اربع ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

"USHALLI FARDLAL ASHHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI QADLAA-AN LILLAHI TA'AALA"


Begitu juga di dalam shalat sunat. Contoh jika kita akan niat qadha shalat sunat tarawih, niatnya adalah :

اصلى ركعتين من التراويح مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

"USHALLI RAK'ATAINI MINAT TARAAWIIHI MUSTAQBILAL QIBLATI QADLAA-AN LILLAHI TA'AALA"

Cara mengqadha shalat karena haid

Adapun masalah bagaimana cara mengqadha shalat karena haid, maka tidak ada perbedaan dalam hal prakteknya. Semua bacaanya sama saja seperti sholat biasa dan niatnya cukup dengan lafadz niat yang telah ditulis di atas.

Hanya saja yang diperhatikan bagi wanita haid adalah shalat mana yang wajib diqadha dan mana yang tidak perlu qadha. Mengingat bagi wanita, maka tidak perlu mengqadha shalat yang ditinggalkan selama haid, terkecuali :
  • jika darah haidnya berhenti di waktu ashar, maka pada saat itu, dia berkewajiban mandi dan melakukan shalat ashar serta mengqadha shalat zhuhur. Kenapa ? Sebab shalat zhuhur bisa dijamak takhir sehingga wanita haid juga wajib mengqadha shalat zhuhurnya.
  • jika darah haidnya berhenti di waktu isya, maka pada saat itu, dia berkewajiban mandi dan melakukan shalat isya serta mengqadha shalat maghrib. Kenapa ? Sebab shalat maghrib bisa dijamak takhir sehingga wanita haid juga wajib mengqadha shalat maghrib tersebut.

Berapa rakaat sholat qodho

Tergantung sholatnya yang ditinggalkan. Jika yang ditinggalkannya sholat subuh, pasti 2 rakaat. Jika yang diqadhanya sholat zhuhur, tentu harus 4 rakaat, jika yang diqodhonya sholat witir, tentu harus ganjil. Jadi jumlah rakaat sholat qodho sesuai dengan sholat yang ditinggalkan.

Itulah beberapa contoh bacaan niat shalat qadha yang bisa Saya jelaskan. Perlu diingat bahwa hukum membaca niat shalat tersebut sunat, artinya kita tidak wajib membacakan niat dengan ucapan, yang wajib adalah berniat dengan hati. Adapun kita membacanya adalah untuk kehati-hatian saja, soalnya ada pendapat yang mengharuskan membaca niat tersebut dengan lisan.

Judul artikel lain yang mirip dengan judul di atas dan artikel yang banyak dibaca adalah :
cara mengqodho sholat maghrib di waktu isya
- mengqadha shalat dhuhur diwaktu ashar
- menjamak shalat
- cara mengqadha shalat karena haid
- berapa rakaat sholat qodho


>
Tag : niat shalat, Shalat Qadha
Back To Top